Saturday, 21 July 2018

Hello welcome back to my sweet blog, now i would like to share a little bit about PR,
soooo let's go



PR Writing cetak VS PR Writing online
Public Relations Writing adalah segala bentuk penulisan naskah public relations dalam sebuah organisasi/instansi.
PR Writing terdiri dari beberapa jenis yang masing-masing memiliki gaya penulisasn (style) berbeda.
  1. Naskah (Script), di antaranya naskah pidato (speech writing), presentasi (presentation)
  2. Siaran (Release), siaran pres (press release), journal magazine (majalah internal)
  3. Laporan (Report), laporan tahunan (annual report)
  4. Profil (Profile), profil perusahaan dan produk (company profile and product)
  5. Pomosi (Promotion),
  6. naskah tulisan promosi dalam bentuk artikel sponsor(advetorial), brosur, kalender, billboard dll.
Press Release
Press release merupakan produk PR Writing yang paling sering dibuat suatu organisasi. Siaran pers ini berupa berita singkat yang fungsinya menginformasikan kegiatan yang telah atau akan dilakukan organisasi. Press Release bisa menggunakan media cetak ( Koran, majalah) atau media elektronik seperti televisi, radio maupun internet.
Hal-hal penting menyangkut press release :
  1. Berbentuk short news, dengan format 5W + 1H, yakniWho, What, When. Where. Why, How.
  2. Struktur kalimatnya menggunakan bentuk primida terbalik, yang menandakan berita yang paling penting diletakan paling atas, dalam lead (intro) tulisan.
  3. Menggunakan kalimat langsung.
  4. Informasi yang disampaikan actual dan akurat.

seiring perkembangannya jaman tugas PR sudah berubah menuju kerah melek teknologi yaitu PR Writing online. Dimana seorang praktisi PR di tuntut untuk melakukan tugas dan fungsinya di media online
Berikut adalah penjabaran tentang tugas atau fokus utama E-PR (Onggo, 2004:7):
• Membidik media online
Memaksimalkan media online untuk menggunakan penyampaian pesan secara elektronik kepada publik atau organisasi media lokal, nasional, regional dan internasional. Dalam hal ini juga termasuk penyampaian data-data penunjang di website.
• Membuat produk atau bisnis perusahaan terpublikasi
Seorang E-PR dituntut untuk kreatif dan cakap dalam mengolah data menjadi informasi yang di input ke dalam website. Karena sudah terpublikasi di dunia maya, E-PR memiliki tanggung jawab untuk mengoperasikan peran website perusahaan 27 semaksimal mungkin. Semua itu agar para pengunjung tertarik saat mengakses nya.

How to filter your company with hoax
1. Hati-hati dengan judul provokatif

Berita hoax seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif, misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu. Isinya pun bisa diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax. Oleh karenanya, apabila menjumpai berita denga judul provokatif, sebaiknya Anda mencari referensi berupa berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda. Dengan demikian, setidaknya Anda sebabagi pembaca bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.

2. Cermati alamat situs

Untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link, cermatilah alamat URL situs dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi -misalnya menggunakan domain blog, maka informasinya bisa dibilang meragukan. Menurut catatan Dewan Pers, di Indonesia terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita. Dari jumlah tersebut, yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi tak sampai 300. Artinya terdapat setidaknya puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang mesti diwaspadai.

3. Periksa fakta

Perhatikan dari mana berita berasal dan siapa sumbernya? Apakah dari institusi resmi seperti KPK atau Polri? Sebaiknya jangan cepat percaya apabila informasi berasal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat. Perhatikan keberimbangan sumber berita. Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa mendapatkan gambaran yang utuh. Hal lain yang perlu diamati adalah perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti, sementara opini adalah pendapat dan kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat subyektif.

4. Cek keaslian foto

Di era teknologi digital saat ini , bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca. Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dengan memanfaatkan mesin pencari Google, yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet sehingga bisa dibandingkan.
Jangan langsung percaya pada apapun tentang pemberitaan mengenai perusahaan kita yang tidak benar. Ada baiknya kita harus melakukan investigasi dulu sebelum masuk ke dalam krisis


PR Writing Online are good?
Apakah PR Writing online saat ini di perbolehkan??????
Jawabannya sangat di perbolehkan karena PR Writing dapat melewati batas pengahalang ini dan langsung menyampaikan pesan-pesan tersebut kepada target publik anda serta memanfaatkan potensi-potensi besar lainnya, seperti (Onggo, 2004:5-6):
• Komunikasi konstan. Internet bagaikan satpam atau sekretaris yang tidak pernah tidur selama 24/7 dengan potensi target publik seluruh dunia
• Respon yang cepat. Internet memungkinkan anda merespon secara cepat dan serta merta semua permasalahan dan pertanyaan dari para prospek dan pelanggan.
• Pasar global Internet telah menutup jurang pem 29
• Komunikasi dua arah Komunikasi antara organisasi anda dan publik merupakan tujuan utama aktivitas PR Writing karena aktivitas ini akan membantu anda dalam membangun hubungan yang kuat dan saling bermanfaat yang tidak dapat dilakukan langsung oleh media offline
• Hemat Public Relations dalam dunia fisik dianggap lebih dapat mempengaruhi tanggapan dan respon pasar. Pengeluarannya pun lebih hemat dibanding pengeluaran iklan. E-PR dapat membuat organisasi menjadi lebih hemat mengingat E-PR tidak membutuhkan stationery atau biaya cetak. Semakin murahnya biaya internet akan membuat biaya E-PR menjadi semkain terjangkau.
Adapun pendapat dari Soemirat dan Ardianto mengenai manfaat media internet bagi Public Relations. Berikut penjabarannya (2010:192):
• Informasi cepat sampai pada public
• Bagi Public Relations, internet dapat berfungsi sebagai iklan, media, alat marketing, sarana penyebaran informasi dan promosi.
• Siapapun dapat mengakses internet.
• Tidak terbatas oleh ruang dan waktu. 30
• Internet dapat membuka kesempatan melakukan hubungan komunikasi dalam bidang pemasaran secara langsung   


How to make press realese online?
Teknik menulis rilis online hakikatnya sama dengan menulis press release konvensional.
Hal baru di rilis online antara lain soal kata kunci (keywords) dan huruf kapital. Rilis Online harus fokus ke kata kunci yang sekiranya dicari pengguna internet dan mengindari penulisan kalimat/naskah “semua huruf kapital” (ALL CAPS).
Start Strong!
Mulai dengan judul dan alinea pertama (lead) yang menarik perhatian layaknya berita yang dibuat wartawan profesional.
Formula penulisan rilis yang baik pada dasarnya sama dengan rumus menulis berita, yakni mengacu pada konsep piramida terbalik (inverted pyramid).
Konsep piramida terbalik yaitu mengedepankan fakta terpenting atau mengemukakan bagian terpenting di awal naskah berita/rilis –di judul dan teras.
Praktisnya, rilis yang dibuat langsung ke pokok masalah atau inti berita, misalnya dengan mengedepankan unsur 5W+1H (Who, What, When, Where, Why, How).
Contoh:
Ditjen Pajak Luncurkan Kartu Indonesia Satu
Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) meluncurkan Kartu Indonesia Satu (Kartin1) akhir Maret 2017.
Menurut Direktur Jenderal Pajak, Robert Pakpahan, Kartu Kartin1 merupakan kartu terintegrasi yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kelayanan, seperti pembayaran BPJS Kesehatan, NPWP, kartu ATM, e-Money, e-Toll, dan SIM.
Identify Yourself
Di akhir naskah berita yang dipublikasikan di website, cantumkan author atau penulis naskah, misalnya (Humas Ditjen Pajak).
Write Professionally
Tulis rilis online secara profesional dengan menggunakan teknik penulisan berita, bahasa jurnalistik, menggunakan bahasa baku, dan menghidari salah ketik atau salah tulis.
Limit Jargon
Jargon adalah kata atau istilah yang hanya dipahami kalangan tertentu. Daop, misalnya, bagi karyawan PT KAI bukan hal asing, tapi tidak demikian bagi publik. Maka, tuliskan lebih dulu kepanjangannya: Daerah Operasi (Daop).
The best way to communicate is to speak plainly using ordinary language. Using an abundance of technical language and jargon limits your reading audience.
Make sure your Information is Informational
Pastikan rilis yang Anda tulis bersifat informatif, sebagaimana halnya berita, bukan bernada iklan.
Hindari kata-kata bernada pujian atau promotif. Don’t make it an advertisement for your business!
Avoid Clichés
Hindari kata-kata klise. Hindari fasa seperti “pelayanan konsumen yang hebat” (great customer service).
Pick an Angle
Tentukan sudut pandang berita. Pastikan rilis Anda memiliki hook berita yang baik.
Angle atau Hook yaitu aspek atau sudut pandang (perspektif) sebuah peristiwa yang membuatnya bernilai berita atau patut dijadikan berita.
Use Anchor Text and Features
Press Release Online bisa menyajikan infomasi dalam bentuk multimedia, seperti gambar, video, link, dan lain-lain yang menarik perhatian pembaca.
Lampirkan atau cantelkan (attach) logo, head shots, product shots, photographs, audio files, video files, PDF documents, atau material dokumen pendukung lainnya untuk melengkapi rilis.
Gunakan anchor text dan hyperlink yang mengarah ke info terkait dan ke halaman utama website Anda.
Stick to the Facts
Sajikan fakta saja, jangan dibumbui dengan opini ataupun nada promosi apalagi sensasional.
Use Active Voice
Gunakan kalimat aktif, hindari kalimat pasif. Kata kerja dalam kalimat aktif membuat press release Anda jadi hidup.
Economize Your Words
Tulis judul dan naskah seringkas mungkin, hemat kata, gunakan bahasa jurnalistik. Be concise!
Mesin telusur berita (news search engines) kadang-kadang menolak rilis berita yang judulnya terlalu panjang.
Proofread
Lakukan editing sebelum naskah rilis dipublikasikan. Pastikan akurasi data, fakta, dan kata-kata/kalimat.

Pantangan dalam Menulis Rilis Online

Berikut ini beberapa hal yang harus dihindari dalam menulis press release online dan rilis berita pada umumnya:
• Menggunakan huruf besar (kapital) untuk memberi penekanan. BacaJangan Gunakan Semua Kapital.
• Kesalahan gramatikal (Grammatical errors).
• Kalimay bernada iklan atau promosi (Advertisements or promotional/fluffy language).
• Hype. Belebih-lebihan, sensasional.
• Kata-kata “Anda”, “Saya”, atau “Kami” di luar kutipan pernyataan.

Topik Press Release

Topik rilis umumnya mengenai dinamika atau aktivitas perusahaan yang bernilai berita, misalnya mengandung hal baru atau unik.
·         Announcing a new product or feature. Peluncuran produk baru.
·         Winning an award. Meraih penghargaan.
·         Hosting a fundraising dinner or technology summit.
·         Employee promotions and new hires (lowongan kerja)
·         Launching a new partnership.
·         Sharing survey results.


Daftar Pustaka

Bob Julius Onggo 2004, E-PR, Menggapai Publisitas di Era Interaktif Lewat Media Online, Andi, Yogyakarta

No comments:

Post a Comment