soooo let's go
PR
Writing cetak VS PR Writing online
Public
Relations Writing adalah segala bentuk penulisan naskah public relations dalam
sebuah organisasi/instansi.
PR
Writing terdiri dari beberapa jenis yang masing-masing memiliki gaya penulisasn
(style) berbeda.
- Naskah
(Script), di
antaranya naskah pidato (speech writing), presentasi (presentation)
- Siaran
(Release), siaran
pres (press release), journal magazine (majalah internal)
- Laporan
(Report), laporan
tahunan (annual report)
- Profil
(Profile), profil
perusahaan dan produk (company profile and product)
- Pomosi
(Promotion),
- naskah
tulisan promosi dalam
bentuk artikel sponsor(advetorial), brosur, kalender, billboard dll.
Press Release
Press release merupakan produk PR Writing yang paling
sering dibuat suatu organisasi. Siaran pers ini berupa berita singkat yang
fungsinya menginformasikan kegiatan yang telah atau akan dilakukan organisasi.
Press Release bisa menggunakan media cetak ( Koran, majalah) atau media
elektronik seperti televisi, radio maupun internet.
Hal-hal
penting menyangkut press release :
- Berbentuk short
news, dengan format 5W + 1H, yakniWho,
What, When. Where. Why, How.
- Struktur
kalimatnya menggunakan bentuk primida terbalik, yang menandakan berita
yang paling penting diletakan paling atas, dalam lead (intro) tulisan.
- Menggunakan
kalimat langsung.
- Informasi
yang disampaikan actual dan akurat.
seiring
perkembangannya jaman tugas PR sudah berubah menuju kerah melek teknologi yaitu
PR Writing online. Dimana seorang praktisi PR di tuntut untuk melakukan tugas
dan fungsinya di media online
Berikut
adalah penjabaran tentang tugas atau fokus utama E-PR (Onggo, 2004:7):
•
Membidik media online
Memaksimalkan
media online untuk menggunakan penyampaian pesan secara elektronik kepada
publik atau organisasi media lokal, nasional, regional dan internasional. Dalam
hal ini juga termasuk penyampaian data-data penunjang di website.
•
Membuat produk atau bisnis perusahaan terpublikasi
Seorang
E-PR dituntut untuk kreatif dan cakap dalam mengolah data menjadi informasi
yang di input ke dalam website. Karena sudah terpublikasi di dunia maya, E-PR
memiliki tanggung jawab untuk mengoperasikan peran website perusahaan 27
semaksimal mungkin. Semua itu agar para pengunjung tertarik saat mengakses nya.
How
to filter your company with hoax
1. Hati-hati dengan judul
provokatif
Berita hoax seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif,
misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu. Isinya pun bisa
diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan
persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat hoax. Oleh karenanya, apabila
menjumpai berita denga judul provokatif, sebaiknya Anda mencari referensi
berupa berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya,
apakah sama atau berbeda. Dengan demikian, setidaknya Anda sebabagi pembaca
bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang.
2. Cermati alamat situs
Untuk informasi yang diperoleh dari website atau mencantumkan link,
cermatilah alamat URL situs dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum
terverifikasi sebagai institusi pers resmi -misalnya menggunakan domain blog,
maka informasinya bisa dibilang meragukan. Menurut catatan Dewan Pers, di
Indonesia terdapat sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai
portal berita. Dari jumlah tersebut, yang sudah terverifikasi sebagai situs
berita resmi tak sampai 300. Artinya terdapat setidaknya puluhan ribu situs
yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang mesti diwaspadai.
3. Periksa fakta
Perhatikan dari mana berita berasal dan siapa sumbernya? Apakah dari
institusi resmi seperti KPK atau Polri? Sebaiknya jangan cepat percaya apabila
informasi berasal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat. Perhatikan
keberimbangan sumber berita. Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa
mendapatkan gambaran yang utuh. Hal lain yang perlu diamati adalah perbedaan
antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa
yang terjadi dengan kesaksian dan bukti, sementara opini adalah pendapat dan
kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat
subyektif.
4. Cek keaslian foto
Di era teknologi digital saat ini , bukan hanya konten berupa teks yang
bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video. Ada
kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca. Cara
untuk mengecek keaslian foto bisa dengan memanfaatkan mesin pencari Google,
yakni dengan melakukan drag-and-drop ke kolom pencarian Google Images. Hasil
pencarian akan menyajikan gambar-gambar serupa yang terdapat di internet
sehingga bisa dibandingkan.
Jangan langsung percaya
pada apapun tentang pemberitaan mengenai perusahaan kita yang tidak benar. Ada baiknya
kita harus melakukan investigasi dulu sebelum masuk ke dalam krisis
PR
Writing Online are good?
Apakah
PR Writing online saat ini di perbolehkan??????
Jawabannya
sangat di perbolehkan karena PR Writing dapat melewati batas pengahalang ini
dan langsung menyampaikan pesan-pesan tersebut kepada target publik anda serta
memanfaatkan potensi-potensi besar lainnya, seperti (Onggo, 2004:5-6):
•
Komunikasi konstan. Internet bagaikan satpam atau sekretaris yang tidak pernah
tidur selama 24/7 dengan potensi target publik seluruh dunia
•
Respon yang cepat. Internet memungkinkan anda merespon secara cepat dan serta
merta semua permasalahan dan pertanyaan dari para prospek dan pelanggan.
•
Pasar global Internet telah menutup jurang pem 29
•
Komunikasi dua arah Komunikasi antara organisasi anda dan publik merupakan
tujuan utama aktivitas PR Writing karena aktivitas ini akan membantu anda dalam
membangun hubungan yang kuat dan saling bermanfaat yang tidak dapat dilakukan
langsung oleh media offline
•
Hemat Public Relations dalam dunia fisik dianggap lebih dapat mempengaruhi
tanggapan dan respon pasar. Pengeluarannya pun lebih hemat dibanding
pengeluaran iklan. E-PR dapat membuat organisasi menjadi lebih hemat mengingat
E-PR tidak membutuhkan stationery atau biaya cetak. Semakin murahnya biaya
internet akan membuat biaya E-PR menjadi semkain terjangkau.
Adapun
pendapat dari Soemirat dan Ardianto mengenai manfaat media internet bagi Public
Relations. Berikut penjabarannya (2010:192):
•
Informasi cepat sampai pada public
•
Bagi Public Relations, internet dapat berfungsi sebagai iklan, media, alat marketing,
sarana penyebaran informasi dan promosi.
•
Siapapun dapat mengakses internet.
•
Tidak terbatas oleh ruang dan waktu. 30
•
Internet dapat membuka kesempatan melakukan hubungan komunikasi dalam bidang
pemasaran secara langsung
How
to make press realese online?
Teknik menulis rilis
online hakikatnya sama dengan menulis press release konvensional.
Hal baru di rilis online antara lain soal kata kunci
(keywords) dan huruf kapital. Rilis Online harus fokus ke kata kunci yang
sekiranya dicari pengguna internet dan mengindari penulisan kalimat/naskah
“semua huruf kapital” (ALL CAPS).
Start
Strong!
Mulai dengan judul dan alinea pertama (lead) yang menarik
perhatian layaknya berita yang dibuat wartawan profesional.
Formula penulisan rilis yang baik pada dasarnya sama dengan
rumus menulis berita, yakni mengacu pada konsep piramida terbalik (inverted pyramid).
Konsep piramida terbalik yaitu mengedepankan fakta
terpenting atau mengemukakan bagian terpenting di awal naskah berita/rilis –di
judul dan teras.
Praktisnya, rilis yang dibuat langsung ke pokok masalah atau
inti berita, misalnya dengan mengedepankan unsur 5W+1H (Who, What, When, Where,
Why, How).
Contoh:
Ditjen Pajak Luncurkan Kartu Indonesia
Satu
Direktorat
Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) meluncurkan Kartu Indonesia Satu
(Kartin1) akhir Maret 2017.
Menurut
Direktur Jenderal Pajak, Robert Pakpahan, Kartu Kartin1 merupakan kartu
terintegrasi yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kelayanan, seperti
pembayaran BPJS Kesehatan, NPWP, kartu ATM, e-Money, e-Toll, dan SIM.
Identify
Yourself
Di akhir naskah berita yang dipublikasikan di website,
cantumkan author atau
penulis naskah, misalnya (Humas Ditjen Pajak).
Write
Professionally
Tulis rilis online secara profesional dengan menggunakan
teknik penulisan berita, bahasa
jurnalistik, menggunakan bahasa baku, dan menghidari salah ketik
atau salah tulis.
Limit Jargon
Jargon adalah kata atau istilah yang hanya dipahami kalangan
tertentu. Daop,
misalnya, bagi karyawan PT KAI bukan hal asing, tapi tidak demikian bagi
publik. Maka, tuliskan lebih dulu kepanjangannya: Daerah
Operasi (Daop).
The
best way to communicate is to speak plainly using ordinary language. Using an
abundance of technical language and jargon limits your reading audience.
Make sure
your Information is Informational
Pastikan rilis yang Anda tulis bersifat informatif,
sebagaimana halnya berita, bukan bernada iklan.
Hindari kata-kata bernada pujian atau promotif. Don’t make it an advertisement for
your business!
Avoid
Clichés
Hindari kata-kata klise. Hindari fasa seperti “pelayanan
konsumen yang hebat” (great customer service).
Pick an
Angle
Tentukan sudut pandang berita. Pastikan rilis Anda memiliki hook berita yang
baik.
Angle atau Hook yaitu aspek atau
sudut pandang (perspektif) sebuah peristiwa yang membuatnya bernilai berita
atau patut dijadikan berita.
Use Anchor
Text and Features
Press Release Online bisa menyajikan infomasi dalam bentuk
multimedia, seperti gambar, video, link, dan lain-lain yang menarik perhatian
pembaca.
Lampirkan atau cantelkan (attach)
logo, head shots, product shots, photographs, audio files, video files, PDF
documents, atau material dokumen pendukung lainnya untuk melengkapi rilis.
Gunakan anchor text dan hyperlink yang mengarah ke info
terkait dan ke halaman utama website Anda.
Stick to the
Facts
Sajikan fakta saja, jangan dibumbui dengan opini ataupun nada
promosi apalagi sensasional.
Use Active
Voice
Gunakan kalimat aktif, hindari kalimat pasif. Kata kerja
dalam kalimat aktif membuat press release Anda jadi hidup.
Economize
Your Words
Tulis judul dan naskah seringkas mungkin, hemat kata, gunakan bahasa jurnalistik. Be
concise!
Mesin telusur berita (news
search engines) kadang-kadang menolak rilis berita yang judulnya terlalu
panjang.
Proofread
Lakukan editing sebelum naskah rilis dipublikasikan. Pastikan
akurasi data, fakta, dan kata-kata/kalimat.
Pantangan dalam Menulis Rilis Online
Berikut ini beberapa hal yang harus dihindari dalam menulis
press release online dan rilis berita pada umumnya:
• Menggunakan huruf besar (kapital) untuk memberi penekanan. Baca: Jangan
Gunakan Semua Kapital.
• Kesalahan gramatikal (Grammatical errors).
• Kalimay bernada iklan atau promosi (Advertisements or promotional/fluffy language).
• Hype. Belebih-lebihan, sensasional.
• Kata-kata “Anda”, “Saya”, atau “Kami” di luar kutipan pernyataan.
• Kesalahan gramatikal (Grammatical errors).
• Kalimay bernada iklan atau promosi (Advertisements or promotional/fluffy language).
• Hype. Belebih-lebihan, sensasional.
• Kata-kata “Anda”, “Saya”, atau “Kami” di luar kutipan pernyataan.
Topik
Press Release
Topik rilis umumnya mengenai dinamika atau aktivitas
perusahaan yang bernilai berita, misalnya mengandung hal baru atau unik.
·
Announcing a new product or feature.
Peluncuran produk baru.
·
Winning an award. Meraih penghargaan.
·
Hosting a fundraising dinner or
technology summit.
·
Employee promotions and new hires
(lowongan kerja)
·
Launching a new partnership.
·
Sharing survey results.
Daftar Pustaka
Bob Julius Onggo 2004, E-PR,
Menggapai Publisitas di Era Interaktif Lewat Media Online, Andi,
Yogyakarta